Musyawarah Ambalan ke-48: Api Perjuangan Pramuka Penegak Tetap Menyala
“Musyawarah Ambalan ke-48 dibuka!” Seruan itu menggema saat presidium mengetuk palu sidang tiga kali, menandai dawningnya forum suci demokrasi Gerakan Pramuka Penegak. Bertempat pada 16–17 Februari 2026, Musyawarah Ambalan (Musyam) ini forum tertinggi dewan ambalan digelar setahun sekali di akhir masa bakti, sebagai panggung pengambilan keputusan yang lahir dari musyawarah mufakat.

Pertanggungjawaban yang Taat dan Transparan
Di hadapan ruangan tiga presidium duduk teguh, dikelilingi peninjau di sebelah kiri, sementara para dewan ambalan masa bakti 2025/2026 berbaris rapi di kanan dan belakang. Dengan degup jantung yang menanti, mereka siap mempertanggungjawabkan kinerja setahun penuh: program kerja, capaian, dan bukti nyata berupa foto, berita acara, serta arsip dokumen. Sidang berjalan gesit berkat kelengkapan bukti, meski sesi hartaka, krani, juru adat, dan pradana sempat alot beban tugas inti mereka memang paling berat. Alhamdulillah, semua laporan diterima bulat. Udara malam semakin dingin saat palu presidium diketuk lagi, menutup sesi pertama untuk dilanjutkan esok hari, seperti hembusan angin yang menyiapkan fajar baru.

Fajar Berkah di Puncak Suryalaya: Ziarah Makam kepada Guru Mursyid
Adzan Subuh berkumandang merdu, yang membangunkan jiwa dari tidur duniawi, memanggil hati ke hadirat Yang Maha Esa. Di bawah langit yang masih kelabu, para peserta berbaris rapi, menegakkan shalat Subuh dengan khusyuk mendalam. Hembusan angin malam yang sejuk membawa kedamaian abadi, menyapu jiwa dari hiruk-pikuk kemarin, seolah membersihkan relung hati untuk menyambut rahmat pagi.
Pukul 05.30 WIB, di puncak Suryalaya yang agung, matahari naik perlahan dari singgasananya di ufuk timur, menyinari wajah-wajah penuh harap. Cahaya keemasan itu menjadi saksi ziarah suci kepada pendiri dan guru mursyid Pondok Pesantren Suryalaya: KH. Abdullah Mubarok bin Noor Muhammad rahimahullah (Abah Sepuh) dan KH. Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin rahimahullah (Abah Anom). Peserta duduk bersila di ruangan itu, jiwa tersentuh berkah guru mursyid. Doa-doa mengalir deras, seperti sungai iman yang tak pernah kering, membawa pesan warisan spiritual: ketakwaan, ilmu, dan cinta kasih yang abadi.
Ziarah ini bukan sekadar ritual, melainkan pertemuan jiwa dengan cahaya petunjuk. Di bawah sinar fajar, peserta merasakan getar kehadiran Abah Sepuh, yang kini menjadi mercusuar bagi generasi muda selanjutnya mengajak mereka meniti jalan thariqah dengan hati yang bersih dan langkah yang mantap.

Pemilihan Pemimpin: Tongkat Estafet Kepemimpinan
Kertas suara di tangan peserta menyimpan rahasia takdir ambalan. Beberapa menit sebelumnya, empat calon pradana Ribka Adilah, Chelsea Aprilia, M. Virza Nugraha, dan Ramayuda berdiri gagah, menyampaikan visi-misi megah serta menjawab tanya jawab dengan ketajaman pikiran. Pemungutan suara pun mengalir, meninggalkan ruangan dalam harap cemas bagi calon. Setelah penghitungan selesai, para calon kembali masuk, degup jantung mereka bergema dalam hening. Pradana periode sebelumnya melangkah maju, membawa bendera ambalan sebagai simbol estafet suci. Di bawah arahan pembawa acara, Nurul Aulia dan Angga Sidik Permana Pradana Periode sebelumnya menyerahkan bendera ambalan kepada: Ribka Adilah terpilih sebagai Pradana Putri, dan M. Virza Nugraha sebagai Pradana Putra. Tangis haru pecah karena mereka tidak menyangka akan terpilih menjadi seorang pemimpin di ambalan Shohibul Wafa dan Siti Ru’yanah. Kegiatan ditutup dengan foto bersama, kenangan abadi yang akan dikenang di masa depan.

Musyam ke-48 ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan nyala abadi api perjuangan. Seperti kata Nurul Aulia, Pradana Putri masa bakti 2025/2026:
“Satu masa bakti telah kita lalui. Saya menyadari, sebagai Pradana, tidak semua langkah saya sempurna. Ada janji yang mungkin belum tuntas, dan harapan yang belum sepenuhnya terwujud. Dari hati terdalam, saya memohon maaf atas segala kekurangan. Terima kasih kepada rekan pengurus yang menjadi bahu sandaran. Kita belajar bahwa organisasi ini bukan tentang kehebatan individu, tapi saling menguatkan saat lelah menyerang. Kini, tongkat estafet berpindah. Pimpinlah dengan hati, bukan sekadar instruksi. Jagalah nama baik ambalan lebih dari jiwa kalian sendiri.”
diliput oleh. massakti production
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Barisan Tegap, Hati Berapi: Perjuangan Tak Kenal Menyerah di Olimpiade LKBB
Semangat Olimpiade STIELM Pasukan itu berbaris dengan badan tegap dan rapi siap menaklukan hari, keheningan di tengah arena pertandingan itu pecah oleh suara lantang danton bak guntur
SAIH Pagi: Simfoni Semangat di Lapangan Madrasah
[Rabu, 04/02/2026] Di bawah langit suryalaya yang cerah dengan sinar mentari berwarna keemasan, murid Madrasah Aliyah Serba Bakti berbaris rapi bagai pasukan prajurit muda yang siap men
Nada dan Kata, Perjuangan Nasywa dan Hasna: English Contest MILAD STIE-LM 2026
Selasa, 3 Februari 2026. Di bawah sorot cahaya lampu yang menyinari mimpi-mimpi muda, semua mata tertuju ke depan menyaksikan seorang siswi bernama Hasna Kamilah Putri kelas 12 MIPA da
Pelantikan Bantara: Api Semangat di Bawah Sinar Suryalaya
Suryalaya, 24 Januari 2026 Sore itu, matahari menyinari lapangan madrasah dengan cahaya keemasan yang lembut, seolah merangkul 43 siswa-siswi kelas 10 (Sepuluh) yang masih menggendong
MAS Serba Bakti Suryalaya Gelar Ujian Praktik Ibadah, Bangun Karakter Muslim Tangguh
Suryalaya, 10 Januari 2026 – Madrasah Aliyah Serba Bakti Suryalaya sukses menyelenggarakan Ujian Praktik atau Uji Kompetensi Unggulan TQN bagi seluruh peserta didik kel
Guru MAS Serba Bakti Suryalaya Bekal 'Cinta' ala KMA 1503: Menuju Kelas yang Lebih Bermakna
Tasikmalaya, 6 Januari 2026 – Madrasah Aliyah (MA) Serba Bakti Suryalaya dan digabung dengan MTs Serba Bakti menggelar kegiatan pendalaman Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor
Libur Telah Usai, Hari Pertama Masuk Sekolah Penuh Semangat di MAS Serba Bakti Tasikmalaya
Tasikmalaya, 05 Januari 2026 – Suasana hangat dan penuh antusiasme menyelimuti halaman Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Serba Bakti Tasikmalaya saat ratusan siswa-siswi memadati
Prestasi Gemilang Siswi MAS Serba Bakti di Kompetisi Akademik Online Nasional DIPO Competition 7.0
Alhamdulillah, di penghujung tahun 2025 tepatnya pada tanggal 28 Desember 2025, lima siswi berprestasi Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Serba Bakti Tasikmalaya berhasil meraih medali emas d
Mewujudkan Impian Jadi Bintara Brimob: Kisah Ketekunan Ongki Rahman, Alumni MAS Serba Bakti 2023
Menjadi Bintara Polri, khususnya di kesatuan Brigade Mobil (Brimob), merupakan impian bagi banyak pemuda Indonesia. Salah satu yang berhasil mewujudkannya adalah Ongki Rahman, alumni Ma
Pembagian Raport MA Serba Bakti: Momentum Spill Achievement Semesteran!
Pembagian raport selalu jadi momen yang super ditunggu-tunggu para peserta didik, karena di sinilah mereka bisa lihat seberapa jauh progress dan achievement yang udah diraih selama satu