GURU DAN MURID MA SERBA BAKTI SURYALAYA GELAR NAPAK TILAS PANGERSA ABAH SEPUH
SURYALAYA – Madrasah Aliyah (MA) Serba Bakti Suryalaya kembali menghidupkan tradisi bersejarah melalui kegiatan "Napak Tilas Pangersa Abah Sepuh" pada Sabtu (1/8/2026). Agenda ini diikuti oleh jajaran guru, staf, karyawan, serta seluruh siswa-siswi MA Serba Bakti Suryalaya.
Napak tilas Abah Sepuh merupakan perjalanan spiritual (riyadhah) sekaligus historis yang rutin dilaksanakan oleh para santri serta ikhwan dan akhwat Tarekat Qodiriyah Wa Naqsyabandiyah (TQN) Suryalaya. Tradisi ini pertama kali diinisiasi oleh putra sekaligus penerus kemursyidan beliau, Pangersa Abah Anom (Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin).

Kegiatan diawali pada pukul 08.00 WIB dengan ziarah bersama ke Maqbaroh Guru Agung Abah Sepuh dan Abah Anom. Sebelum memulai perjalanan, Kepala MA Serba Bakti, Arif Husen, S.Ag., memberikan pengarahan kepada seluruh peserta terkait nilai-nilai spiritual dan pentingnya menjaga kekhidmatan selama kegiatan.

Usai mendapat pengarahan, rombongan bertolak dari gerbang atas Puncak Suryalaya dengan berjalan kaki menyusuri rute-rute bersejarah, di antaranya:
- Makam Eyang Noor Muhammad (ayahanda Abah Sepuh) yang terletak di sebelah utara Masjid Nurul Asror.
- Makam Ibu Emah (istri Eyang Noor Muhammad) yang berjarak sekitar 200 meter di sebelah timur laut Masjid Nurul Asror.
- Leuwi Liang, lokasi bersejarah tempat Abah Sepuh dahulu menangkap ikan.
- Solokan Noor Muhammad, saluran air bersejarah tempat peserta diajak melihat langsung sumber aliran air utama menuju Pondok Pesantren Suryalaya.
- Dam Nurpraja, bendungan Sungai Citanduy yang dibangun pada masa Abah Sepuh dan kemudian direnovasi oleh Abah Anom.
- Kampung Cisirna (dahulu Cisero), tempat persinggahan sekaligus lokasi persembunyian Abah Sepuh dari ancaman gerombolan DI/TII pada masa lalu.
Sesampainya di Kampung Cisirna, rombongan disambut hangat oleh warga setempat dan dipersilakan beristirahat di masjid kampung. Acara penyambutan yang dipandu oleh Ohim Abdurrohim, S.Pd.I. ini diawali dengan sejumlah sambutan.
Dalam sambutannya, Kepala MA Serba Bakti, Arif Husen, S.Ag., memaparkan kilas balik perjuangan tokoh pendiri pesantren tersebut.

"Kiprah Pangersa Abah Sepuh dalam lintasan sejarah Pondok Pesantren Suryalaya dan TQN adalah cermin keteguhan iman, perjuangan melawan kolonialisme, serta dedikasi dalam membentuk karakter umat," tuturnya.
Sementara itu, Ohim Abdurrohim, S.Pd.I., yang juga mewakili DKM setempat, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas inisiatif MA Serba Bakti. Menurutnya, napak tilas ini menjadi wujud nyata bahwa sejarah perjuangan para guru tidak boleh dilupakan, melainkan harus terus dihidupkan oleh generasi penerus.

Kegiatan diakhiri dengan santap siang bersama dan ramah tamah antara rombongan sekolah dan warga Cisirna, kehangatan kebersamaan serta sajian dari warga setempat menjadi penawar lelah yang berkesan bagi para peserta. Penuh rasa syukur, rombongan kemudian berpamitan kepada pengurus DKM serta masyarakat Cisirna untuk perjalanan kembali menuju MA Serba Bakti Suryalaya.
Author : Idan Ramdani, S.Ag.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Menempa Jiwa Kepemimpinan dalam Kenaikan Tingkat Penegak Laksana
Kenaikan Tingkat Penegak Laksana bukan sekadar seremoni kenaikan tingkat dalam Pramuka Penegak. Lebih dari itu, kenaikan ini menjadi simbol pengukuhan para peserta sebagai Penegak Laksa
SOSIALISASI TIM KEAMANAN TERPADU (TKT) DI MAS SERBA BAKTI SURYALAYA
Suryalaya, 21 Juli- Guna meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan pesantren, Tim Keamanan Terpadu (TKT) menggelar sosialisasi di lapangan MAS Serba Bakti Suryalaya. Kegiatan i
AWALI TAHUN AJARAN BARU, GURU, KARYAWAN & SELURUH SISWA MAS SERBA BAKTI SURYALAYA IKUTI UPACARA DAN ZIARAH KE MAQBAROH ABAH SEPUH DAN ABAH ANOM
SURYALAYA – Ratusan siswa MAS Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya kembali memenuhi halaman madrasah pada Senin pagi. Hari pertama masuk sekolah di tahun ajaran baru 2026/2027 &
MAS SERBA BAKTI SURYALAYA SUKSES GELAR MATAMUDA 2026: SINERGI AKADEMIS DAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS TQN SURYALAYA
TASIKMALAYA – Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) 2026 di MAS Serba Bakti Suryalaya sukses dilaksanakan. Perhelatan maraton yang akan berlangsung selama empat hari penuh, dari